Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

Hari Baru

Setiap orang punya mimpi. Satu hal, yang pasti semua orang akan setuju. Aku juga. Yang berbeda adalah bagaimana seseorang akan menjemput mimpi. Ada yang menggulung kasur, lalu bangkit. Membuat undakan capaian, walaupun sejumput demi sejumput. Ada juga yang kembali menggelar kasur, tidur. Lebih mudah dan bisa jadi lebih indah. Hanya saja, ia tak nyata. Tapi, ada satu hal lagi yang pasti orang sesungguhnya akan menyetujui juga. Bahwa mimpi harus dikejar, meski berdarah-darah, menelan jutaan pil pahit. Semua orang setuju, tapi hanya sebagian yang mengeksekusinya. Aku berulang kali membaca pernyataan serupa. Tentu dalam format kalimat yang berbeda, tapi substansinya sama. When you dream it, you can do it. Harus bisa. Berulangkali meyakinkan diri. Tapi sampai saat ini masih hanya seonggok mimpi. Aku tak bergerak, walau hanya sejengkal. Terus merutuki nasib, menghitung-hitung, mengira peruntungan yang dirasa tak juga untung. Benar memang, seperti orang jualan. Sehari mungkin kau rugi,...