Postingan

Hari Baru

Setiap orang punya mimpi. Satu hal, yang pasti semua orang akan setuju. Aku juga. Yang berbeda adalah bagaimana seseorang akan menjemput mimpi. Ada yang menggulung kasur, lalu bangkit. Membuat undakan capaian, walaupun sejumput demi sejumput. Ada juga yang kembali menggelar kasur, tidur. Lebih mudah dan bisa jadi lebih indah. Hanya saja, ia tak nyata. Tapi, ada satu hal lagi yang pasti orang sesungguhnya akan menyetujui juga. Bahwa mimpi harus dikejar, meski berdarah-darah, menelan jutaan pil pahit. Semua orang setuju, tapi hanya sebagian yang mengeksekusinya. Aku berulang kali membaca pernyataan serupa. Tentu dalam format kalimat yang berbeda, tapi substansinya sama. When you dream it, you can do it. Harus bisa. Berulangkali meyakinkan diri. Tapi sampai saat ini masih hanya seonggok mimpi. Aku tak bergerak, walau hanya sejengkal. Terus merutuki nasib, menghitung-hitung, mengira peruntungan yang dirasa tak juga untung. Benar memang, seperti orang jualan. Sehari mungkin kau rugi,...

Kata Asma Nadia, Menulis adalah Perjuangan

Beberapa menit yang lalu, baru saja menilik akun twitter yang sudah lama tidak di buka. Miris memang. Sebab, lama tidak dibuka karena memang tidak asyik. Hidup di twitter tanpa follower tak seasik itu, gaez. Namun, tadi setelah iseng membuka kembali, ada twit dari Bunda Asma yang tidak menyadarkan saya, namun bisa dibilang salah satu alasan saya menulis detik ini. Ya, "Menulis adalah perjuangan," tulisnya. Aku tidak tahu perjuangan seperti apa yang Bunda maksud. Tapi bagiku, menulis bukan hanya perkara skill, tapi juga kemauan. Bener tho? Gimana bisa nulis kalo kamu saja tidak mau menulis? Nah, soal kemauan ini yang kadang menjadi rumit. Bagiku, tentunya. Kemauan bagiku berarti membuang segala rasa malas, rasa minder, rasa tidak mampu, dan batinan berupa, " Lah ngopo nulis, nulis isine curhatan thok sampe seng moco ilfeel. " Tapi, di beberapa menit kemudian aku ingat kata teman, "Kalo merasa gak bisa nulis, udah tetep tulis aja. Tulis apapun yang ada dipikira...

About Me

Gambar
Assalamu'alaikum, ukhty fillah dimanapun kalian berada😇 Perkenalkan namaku Isna Azizah. Aku memiliki tinggi 154 cm dengan berat 51 kg. Saat menulis ini, aku sedang berada di ruang ICT. Tidak banyak yang ingin kuperkenalkan. Tapi, jika kalian bertemu denganku jangan lupa menyapaku ya! Jika kalian ingin mengenal lebih dekat denganku, kalian bisa bermain ke daerah Kotagede karena aku tinggal disana gaes. masak sih mau aku suruh liat makam mataram😂 Atau kamu ukhti fillah juga bisa main-main ke UIN Sunan Kalijaga dan cari-cari aku yang ga femes ini. heheheh Oiyaa, salam cute girl dariku yaa😘😘